Nias BaratBupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, didampingi istri, Ny. Elvita Eliyunus Waruwu, menghadiri Pelaksanaan Penyerahan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Ringan dan Rusak Sedang Tahap II yang digelar di Alun-alun Kabupaten Nias Barat, Kecamatan Lahomi, Selasa (03/03/2026).
Kegiatan yang dikoordinir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga Provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dengan total 15 Kabupaten/Kota.
Melalui daring, acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara terpusat dari Kabupaten Bireun oleh Menko PMK, Pratikno, dan dari Kabupaten Langkat oleh Mendagri, Tito Karnavian.
Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Kedaruratan BNPB, Ir. Nelwan Harahap, M.Tr.Ap menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Eliyunus untuk diserahkan kepada penerima manfaat dengan total bantuan Rp1,26 Miliar dengan rincian, bantuan rumah rusak ringan sebesar Rp510 Juta, dan rusak sedang Rp750 Juta.
Dalam sambutannya, Bupati Eliyunus menyampaikan bahwa di Nias Barat sering terjadi tanah bergerak yang mengakibatkan longsor dan kerusakan pada rumah warga, jalan dan fasilitas umum lainnya. Ia menguraikan bahwa dari total 81 Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan, sebanyak 34 KK rumah rusak ringan, rusak sedang berjumlah 25 KK, sisanya rusak berat, termasuk 4 rumah di Desa Lologolu.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kepala BNPB dan Direktur Nelwan Harahap atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Tentu kalau mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah tanpa dukungan dari pemerintah pusat, kami memiliki keyakinan wajah yang hari ini CERAH dan BERSINAR bisa berubah menjadi murung", tutur Eliyunus.
Selanjutnya, Bupati menegaskan bantuan tersebut tidak ada pungutan sepeser pun. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba mencari kesempatan.
"Saya tegaskan di mimbar ini, tidak ada satu rupiah pun kewajiban bapak ibu untuk memberikan kepada pihak-pihak yang terkait selama ini maupun pihak lain yang mengaku-ngaku", tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.
Acara ini turut dihadiri secara luring oleh Tim BNPB, Wakil Ketua DPRD Nias Barat, Khamozaro Halawa, Direktur Perumda, Tolosokhi Halawa, Kaban BPBD, Sihama Gulo, S.Pd., sejumlah pimpinan OPD, perwakilan Yonif TP 903 Baluseda, Camat, unsur Forkopimcam, para tokoh masyarakat, seluruh penerima manfaat serta sejumlah ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Kegiatan yang dikoordinir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga Provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dengan total 15 Kabupaten/Kota.
Melalui daring, acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara terpusat dari Kabupaten Bireun oleh Menko PMK, Pratikno, dan dari Kabupaten Langkat oleh Mendagri, Tito Karnavian.
Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsi Kedeputian Kedaruratan BNPB, Ir. Nelwan Harahap, M.Tr.Ap menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Eliyunus untuk diserahkan kepada penerima manfaat dengan total bantuan Rp1,26 Miliar dengan rincian, bantuan rumah rusak ringan sebesar Rp510 Juta, dan rusak sedang Rp750 Juta.
Dalam sambutannya, Bupati Eliyunus menyampaikan bahwa di Nias Barat sering terjadi tanah bergerak yang mengakibatkan longsor dan kerusakan pada rumah warga, jalan dan fasilitas umum lainnya. Ia menguraikan bahwa dari total 81 Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan, sebanyak 34 KK rumah rusak ringan, rusak sedang berjumlah 25 KK, sisanya rusak berat, termasuk 4 rumah di Desa Lologolu.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kepala BNPB dan Direktur Nelwan Harahap atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Tentu kalau mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah tanpa dukungan dari pemerintah pusat, kami memiliki keyakinan wajah yang hari ini CERAH dan BERSINAR bisa berubah menjadi murung", tutur Eliyunus.
Selanjutnya, Bupati menegaskan bantuan tersebut tidak ada pungutan sepeser pun. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba mencari kesempatan.
"Saya tegaskan di mimbar ini, tidak ada satu rupiah pun kewajiban bapak ibu untuk memberikan kepada pihak-pihak yang terkait selama ini maupun pihak lain yang mengaku-ngaku", tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.
Acara ini turut dihadiri secara luring oleh Tim BNPB, Wakil Ketua DPRD Nias Barat, Khamozaro Halawa, Direktur Perumda, Tolosokhi Halawa, Kaban BPBD, Sihama Gulo, S.Pd., sejumlah pimpinan OPD, perwakilan Yonif TP 903 Baluseda, Camat, unsur Forkopimcam, para tokoh masyarakat, seluruh penerima manfaat serta sejumlah ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
(DP/MX)

