Kalian Paling Lambat! Nada Tinggi Bobby Nasution Marahi Camat Tukka Tapteng - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda - PEMASANGAN IKLAN VIDEOTRON PORTAL DIGITAL HUBUNGI 081360440500

Tuesday, April 14, 2026

Kalian Paling Lambat! Nada Tinggi Bobby Nasution Marahi Camat Tukka Tapteng


Tapanuli Tengah, MetroXpose.com | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM didampingi Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, melakukan peninjauan lokasi Pembangunan Sabo dan Tanggul Sungai Badiri Kecamatan Badiri dan Sungai Aek Pintu Bosi Hutanabolon Kecamatan Tukka, Senin (13/4 2026)

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan, saya intensif kunker (kunjungan kerja) ke Tapteng untuk memastikan percepatan Pembangunan Sabo dan Tanggul untuk aliran Sungai.

Saya minta secepatnya dibangun ini karena memang sudah ada anggarannya. Jangan lama-lama, segera kerjakan pemantapan tanggul sungai.

Gubsu juga mangatakan, saya minta kepada masyarakat, tolong dukungannya dibantu kelancaran pembangunan tanggulnya. Karena memang tadi dari Dinas PU, ini aliran sungainya mau digeser sementara, supaya pembangunan tanggul bisa berjalan lancar,” kata Bobby Nasution.

Di tengah guyuran hujan, Bobby meluapkan kekesalannya karena penanganan pascabencana dinilai sangat lambat dan jauh dari harapan.


Bahkan, Bobby Nasution tidak ragu menegur keras Camat Tukka yang hadir di lokasi, serta mengancam akan menarik anggaran jika kinerja dinilai tidak maksimal.

"Kalian Daerah Paling Lambat" tegas Bobby Nasution

Dalam kesempatan tersebut, Bobby menegaskan bahwa hingga saat ini, penanganan bencana di Tapteng, menjadi yang paling tertinggal dibandingkan daerah lain di Sumatera Utara.

"Kalian ini daerah paling lambat tau kau! Warga kau sudah teriak-teriak, bukan teriak ke kau aja. Kau ngurus ini saja gak bisa, padahal orang perjuangin kau loh," ucap Bobby dengan nada tinggi dan penuh penekanan.

Gubsu juga berpesan kepada masyarakat, tetapi ingat, di kawasan ini merupakan sempadan sungai, apabila masuk zona merah tidak boleh bertempat tinggal di sini ya Bapak/Ibu. Kalau untuk beraktivitas (mata pencaharian), silakan saja, dan untuk hunian, kita (Pemprov Sumut) siap bantu. Mau membangun rumahnya (rusak berat) boleh, mau kita yang siapkan lahan juga boleh.

Selain meninjau Sungai, Gubsu juga meninjau progres pembangunan Jembatan Bailey yang dikerjakan oleh TNI. Sejumlah material besi terlihat telah disiapkan di lokasi. Ia berharap pembangunan tanggul dan jembatan dapat berjalan beriringan demi mendukung mobilitas warga, terutama menuju lahan pertanian.


(Lam/MX)