Deliserdang, MetroXpose.com | Penghormatan tersebut menjadi bentuk solidaritas keluarga besar ASN Deli Serdang kepada para ASN yang kehilangan nyawa ketika melaksanakan tugas negara setelah menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 9 September lalu.
Tiga ASN yang menjadi korban yakni Aprida Rapi, Kepala Bidang Peternakan, dan Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan atau pegawai Dinas Pertanian, dan Wili Mbuik, pegawai Dinas Pertanian.
Bupati menyampaikan, pengabdian para ASN yang gugur menjadi pengingat bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan amanah yang dijalankan untuk kepentingan masyarakat.
“Mari kita doakan saudara-saudara kita yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Mereka bersedia ditempatkan dan menjalankan tugas di daerah tersebut hingga akhirnya kehilangan nyawa saat melaksanakan tugas,” ujarnya.
Menurutnya, pengabdian tersebut patut dihormati sekaligus menjadi pengingat bagi ASN Deli Serdang untuk mensyukuri kesempatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Bapak dan Ibu yang masih diberikan kesempatan untuk bekerja, mari kita syukuri dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya, bekerja tanpa pamrih, tidak melakukan pungli dan tidak mempersulit masyarakat,” tegasnya.
Bupati menekankan, penghormatan terhadap sesama ASN tidak cukup hanya melalui doa, tetapi juga diwujudkan dengan menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur secara sungguh-sungguh.
“Semoga pengabdian mereka menjadi amal dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.
(DP/MX)

