10 Desa Nias Barat Masuk Program Lisdes ABT 2026, PLTD 10 MW Disiapkan - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda - PEMASANGAN IKLAN VIDEOTRON PORTAL DIGITAL HUBUNGI 081360440500

Thursday, September 3, 2026

10 Desa Nias Barat Masuk Program Lisdes ABT 2026, PLTD 10 MW Disiapkan


Nias Barat, MetroXpose.com | Pemerintah Kabupaten Nias Barat terus mendorong peningkatan pelayanan kelistrikan. Sebanyak 10 desa masuk dalam Program Listrik Desa (Lisdes) ABT Tahun 2026, sementara pembangunan PLTD berkapasitas 10 MW saat ini dalam tahap persiapan. Hal ini disampaikan pada sosialisasi di Ruang Rapat AFO Bappelitbangda, Lahomi, Kamis (03/09/2026)

Sepuluh desa yang masuk program Lisdes tersebut yakni Desa Lasara Baene (Dusun Lasara Baene), Desa Mazingo (Dusun II, III dan V), Desa Hilimbaruzo, Desa Tarahoso, Desa Hilibadalu, Desa Sitolubanua (Dusun Sitolubanua Fadoro), Desa Lologolu, Desa Onolimbu (Dusun V), Desa Ambukha (Dusun II), serta Desa Lahagu.

Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., menegaskan bahwa desa dan dusun yang belum masuk dalam program tersebut tidak akan ditinggalkan. Data kebutuhan listrik akan terus diperbarui untuk menjadi dasar pengusulan dan perjuangan program berikutnya.

“Untuk desa dan dusun yang belum masuk dalam program ini, akan terus kita data dan kita perjuangkan. Kita ingin kebutuhan kelistrikan di Nias Barat dipetakan secara menyeluruh sehingga secara bertahap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pelayanan listrik,” ujar Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu.

Selain perluasan jaringan, Pemkab Nias Barat juga telah menyiapkan lahan seluas 3.000 m² untuk rencana pembangunan PLTD 10 MW. Lahan yang berada tidak jauh dari kawasan pusat pemerintahan tersebut telah disurvei dan saat ini dalam proses pematangan.

Untuk mendukung sistem kelistrikan, juga direncanakan pembangunan Express Feeder 20 kV sepanjang sekitar 3 kilometer menuju hub di sekitar kawasan Kantor Bupati Nias Barat. Kesiapan akses untuk mobilisasi peralatan berat dan kebutuhan teknis lainnya turut dipersiapkan.

Pemkab Nias Barat memastikan koordinasi dengan PLN akan terus dilakukan untuk mengawal tahapan program Lisdes 2026 dan persiapan pembangunan PLTD 10 MW, sekaligus terus mendata dan mengusulkan kebutuhan listrik di desa dan dusun yang belum terakomodasi.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menuju “Nias Barat CERAH”, dengan peningkatan akses listrik, pelayanan publik dan peluang ekonomi masyarakat.

(DP/MX)