Satgas Penanganan PETI Madina Terjun Kelapangan Lakukan Penindakan Tegas - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda - PEMASANGAN IKLAN VIDEOTRON PORTAL DIGITAL HUBUNGI 081360440500

Friday, August 21, 2026

Satgas Penanganan PETI Madina Terjun Kelapangan Lakukan Penindakan Tegas


PANYABUNGAN, Metroxpose.com | Satuan Tugas (Satga) Penanganan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menyusun personel yang akan turun ke lokasi untuk melakukan penindakan tegas.

Para personel yang akan turun ke lokasi PETI ditetapkan melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution di Aula Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, pada Kamis, 920/08/2026).

Giat tersebut merupakan kali ketiga setelah Forkopimda sepakat membentuk Satgas. Rapat dihadiri Ketua Satgas PETI yang juga Wakapolres Madina, para Kapolsek, Pabung, Danramil, pimpinan OPD terkait, dan para camat dari wilayah yang terdapat aktivitas tambang ilegal.

"Draf personel yang terdiri dari unsur Forkopimda dan instansi terkait sudah disiapkan. Hari ini, kami fokus mematangkan itu," kata Atika usai rapat.

Wakil bupati menjelaskan, divisi penindakan ini merupakan ujung tombak Satgas di lokasi PETI. Setelah tim tersebut terbentuk, langkah berikutnya adalah menunggu keputusan para pembina yang terdiri dari Forkopimda.

"Keputusan akhir mengenai waktu pelaksanaan akan kami rapatkan bersama seluruh pembina. Ada Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua PN, dan Ketua PA," sebut dia.

Wabup Atika menegaskan, penindakan ini merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya, yakni sosialisasi penghentian PETI kepada masyarakat di berbagai titik.

"Tim sudah menyampaikan imbauan. Penindakan tegas di lapangan akan mulai dilakukan setelah tanggal 17 Agustus," tegas Atika.

Wabup berharap, dengan susunan personel yang sudah matang, operasi nanti dapat berjalan cepat, terukur, dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.

(AM/MX)