Bupati Kutai Timur Ditangkap KPK, Pun Istri Terlibat Suap - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Friday, July 3, 2020

Bupati Kutai Timur Ditangkap KPK, Pun Istri Terlibat Suap


MetroXpose.com, Sangatta - Bupati Kutai Timur Ditangkap KPK, Bermula dari Salah Seorang yang dicurigai akan menyetor uang kepada Bupati, dia adalah pegawai BPKAD yang akan mendatangi rumah Bupati IDN.

Baca Juga | Kapolri Tegaskan Polisi Terlibat Permainan narkoba Bisa Dihukum Mati

KPK sudah melakukan pengintaian sejak lama akan rumor Suap proyek yang ada di Kutai Timur. kronologi awalnya Tim KPK yang ada di Sangatta mengikuti staf BPKAD menuju rumah Bupati Kutai Timur dan mendapati penyerahan uang kepada Istri Bupati yang berinisial EF yang juga merupakan Pejabat pemkab yang mempunyai pengaruh besar di kabupaten Kutai Timur.

Baca Juga | Viral, Seorang ASN Ketangkap basah Indehoy Bersama Cewek Muda Karyawan Minimarket di Medan


"KPK melakukan OTT dan memboyong Ef ke Polres Kutim.

Bandara APT Pranoto jadi saksi penjemputan Bupati IDN di Samarinda dan 8 orang lainnya ikut diamankan Kamis Malam (2/7/2020). KPK melakukan pemeriksaan terhadap Bupatii dan rombongannya di Ruangan Polresta Samarinda, ada penangkapan dan peminjaman ruangan oleh KPK dibenarkan oleh Kapolres Samarinda Kombes Pol Arif Budiman kepada wartawan 

Baca Juga | Gubernur Sumatera Utara Libatkan Pers Mengawal Pencapaian Target Ekonomi dan Pendidikan Sumut

"Dan pagi ini Jumat (3/7/2020) sudah diboyong ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Batik air menuju Rasuna Said Jakarta untuk pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh penyidik KPK, "tutupnya (Neno/MXC)