Rapat tersebut dihadiri Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, camat, serta kepala desa dari wilayah terdampak bencana.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam penanganan pascabencana serta percepatan relokasi warga yang masih berada di pengungsian ke hunian sementara. Bupati juga menekankan bahwa bantuan pemerintah bersifat stimulan dan seluruh proses harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara saat ini telah menyelesaikan tahapan verifikasi dan validasi data penerima bantuan rumah rusak berbasis BNBA. Berdasarkan hasil akhir, tercatat rumah rusak berat sebanyak 258 unit, rusak sedang 39 unit, dan rusak ringan 189 unit.
Sebagai bentuk komitmen terhadap akurasi data dan percepatan penyaluran bantuan, kegiatan ditutup dengan penandatanganan data BNBA calon penerima bantuan rumah rusak oleh Bupati Tapanuli Utara bersama unsur Forkopimda.
(DP/MX)

