Bobby Nasution Tinjau Korban Kebakaran 40 Hunian di Jalan Wahidin Medan - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Monday, May 2, 2022

Bobby Nasution Tinjau Korban Kebakaran 40 Hunian di Jalan Wahidin Medan




MetroXpose.com, Medan - Musibah kebakaran melanda sekitar 40 rumah di Jalan Wahidin Kecamatan Medan Area, Minggu (1/5), dini hari sekira pukul 02.40 WIB. Api kemudian dapat dipadamkan pada pukul 06.10 WIB setelah petugas pemadam tiba. Tak ada korban jiwa pada musibah tersebut, walaupun akibatnya sebanyak 154 warga yang tadinya tinggal di sana saat ini tak punya tempat tinggal.

Melihat kondisi itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution pun langsung meninjau. Setelah hadiri kegiatan Hari Buruh Internasional, Bobby menjenguk para korban kebakaran.

Langkah pertama yang akan dilakukan Bobby adalah memerintahkan dinas terkait agar segera mencari tempat tinggal sementara bagi para korban kebakaran.

"Kurang lebih 154 warga jadi korban musibah ini. Sebagian sudah mengungsi ke rumah saudara. Dan sembilan di antara korban ada yang akan merayakan lebaran besok," kata Bobby.

Selain mencarikan tempat tinggal sementara, Bobby juga memperhatikan fasilitas untuk para korban. "Tempat tinggalnya disiapkan. Fasilitasnya seperti selimut, sleeping bag, bad cover, hingga makanan untuk yang merayakan lebaran itu akan segera kami sediakan," kata Bobby.

Beruntung tak ada korban luka atau meninggal dunia pada musibah tersebut. "Tapi yang luka-luka ringan harus segera diobati," lanjut Menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby Nasution juga mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan jalur untuk keadaan darurat di setiap pemukiman. Sebab diketahui petugas pemadam sulit masuk ke akses lokasi kejadian akibat kondisi sempit.

"Kita imbau terus, itu selalu saya sampaikan agar warga segera melaporkan jika pemukiman tak ada fasilitas darurat. Kepada BPBD saya juga sudah minta agar disosialisasikan, apalagi ini dekat dengan rel kereta api," pungkas suami Kahiyang Ayu itu. (PS/MX)