Viral Empat Bocah Bermain dengan Buaya di Sungai Nunukan - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Tuesday, July 7, 2020

Viral Empat Bocah Bermain dengan Buaya di Sungai Nunukan

Viral Empat Bocah Bermain dengan Buaya Di sungai Nunukan

MetroXpose.com, Nunukan - Beredar Video viral di medsos empat orang anak sedang mandi-mandi di sungai dengan seekor Buaya muara. 

Baca Juga | Pemerintah Garap Infrastruktur Kampung "Tonun" Ulos Huta Raja Jadi Andalan Pariwisata Kearifan Lokal



Dalam Video, Seperti diketahui hewan yang terkenal buas itu dipermainkan oleh anak-anak yang bermain di sungai, tampak buaya nyata dalam kondisi lemas, seolah tak berdaya dipegang dan dibolak- balik keempat bocah yang tergolong berani menyentuh rahang buaya yang panjangnya 1,5 meter tersebut. Lokasi video yang beredar itu berada di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Tonton Videonya Disini



Banyak Komentar netizen yang memuji keberanian keempat anak tersebut dan bahkan ada yang sampai mengira buaya tersebut adalah replika yang sengaja dibuat untuk kebutuhan konten semata. Tapi dalam video terlihat buaya itu adalah hewan sungguhan dan memang tampak tidak terlihat gerak gesit layaknya sang aligator.

Baca Juga | Update, Ada Wanita dari 17 Pelaku Kerusuhan Mompang Julu Madina Yang Diamankan


Seorang Panji petualang memberikan komentarnya menanggapai video yang viral belakangan ini mengenai anak-anak yang bermain dengan buaya di sungai. Panji mengatakan, kemungkinan buaya dalam kondisi lemas akibat terjerat perangkap jaring nelayan yang berada di sungai, dan memungkinkan kondisi buaya juga sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ujarnya (San/MXC)