Seorang Brigadir Polisi Diduga Seludupkan Paket Sabu Ke RTP Polrestabes Medan - Metroxpose

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign

Tuesday, June 9, 2020

Seorang Brigadir Polisi Diduga Seludupkan Paket Sabu Ke RTP Polrestabes Medan

 Brigadir Polisi Diduga Seludupan Paket Sabu

MetroXpose.com, Medan - Oknum kepolisian berinisial PG berpangkat Brigadir kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu ketika berkunjung ke dalam Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan, Selasa (9/6).

Baca Juga | 1000 Paket Bansos dari Kapolri Didistribusikan Kapolres nias

Tampak Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji yang menerima informasi adanya oknum polisi yang diamankan terkait sabu-sabu tergesa-gesa mendatangi ruangan Paminal tempat pelaku diperiksa


Wakasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKP Dolly Nelson Nainggolan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.


"Benar, ada," ujarnya singkat

Saat ini oknum polisi tersebut dibawa ke Sat Narkoba Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi dihimpun, oknum polisi tersebut awalnya hendak mengantar makanan ke dalam RTP Polrestabes Medan pada Selasa siang.

Personel Sabhara Polrestabes Medan yang melakukan penjagaan di Rumah Tahanan Polisi melakukan pemeriksaan makanan yang hendak dibawa masuk.

Pada saat dilakukan pemeriksaan di dalam makanan yang berisi sup dan roti kering, personel menemukan benda yang mencurigakan yakni bungkusan plastik diduga narkoba yang diselipkan diatara paket makanan.

Begitu menemukan benda mencurigakan tersebut, personel penjagaan berkoordinasi dengan Propam Polrestabes Medan dan kemudian membawanya ke Sat Narkoba Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut

Kontributor : Sandi/JPNN
Editor : Lamtoro