Jembatan Idano Noyo Resmi Beroperasi, Bupati Eliyunus Waruwu Berharap Pembangunan Berdampak Nilai Ekonomis ke Warga Daerah - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda -
Made with PhotoEditor.com

Thursday, February 12, 2026

Jembatan Idano Noyo Resmi Beroperasi, Bupati Eliyunus Waruwu Berharap Pembangunan Berdampak Nilai Ekonomis ke Warga Daerah


Nias Barat, MetroXpose.com | Gubernur Sumatera Utara Bobby A. Nasution, bersama Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu meresmikan Jembatan Idano Noyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Rabu (11/02/2026).

Acara peresmian diawali dengan penyematan baju adat tradisional Nias, dilanjutkan dengan pertunjukan tarian tradisional khas Nias, sambutan - sambutan, penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirene peresmian.

Bupati Eliyunus menyampaikan selamat datang kepada Gubernur Sumut sekaligus mengucapkan terima kasih atas terbangunnya Jembatan Idano Noyo dan ruas jalan dari Miga menuju Nias Barat.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur tersebut memangkas waktu tempuh dari Nias Barat ke Gunungsitoli yang sebelumnya bisa mencapai 2,5 jam, kini menjadi kurang dari satu jam. Selain mempercepat mobilitas masyarakat, pembangunan ini juga berdampak pada sektor ekonomi, yakni menurunkan biaya logistik dan mendorong perputaran ekonomi di Nias Barat.

“Peresmian Jembatan Idano Noyo hari ini merupakan wujud nyata dari visi besar Provinsi Sumut dalam mewujudkan Kolaborasi Sumut Berkah,” ujar Eliyunus.


Bupati berharap pembangunan infrastruktur di wilayahnya dapat terus berlanjut, terutama sisa pembangunan tiga ruas jalan, Mandrehe - Sirombu, Siwalawa II - Sirombu, Lasarabagawu - Batas Nias Barat (Nias Utara), sepanjang sekitar 48 kilometer dapat diselesaikan pada Tahun 2026. Jika belum memungkinkan seluruhnya, setidaknya 30 kilometer dapat dirampungkan tahun ini.

Gubernur Bobby Nasution, dalam sambutannya, menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan kewajiban seorang pemimpin. Ia meminta Bupati dan masyarakat tidak perlu berterima kasih kepadanya karena membangun daerah adalah tugas dan tanggung jawab Gubernur.

Bobby turut mengenang kunjungannya ke Nias Barat saat jembatan tersebut ambruk dan hanyut akibat banjir. Saat rencana pembangunan dimulai, ia mengaku sempat menghadapi berbagai keraguan dan peringatan, bahkan disebut sebagai pemborosan anggaran karena dinilai akan menghadapi banyak kendala. Namun, berkat dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Kepulauan Nias, khususnya Nias Barat, pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.
Pemerintah Provinsi Sumut telah mengalokasikan lebih dari Rp250 miliar untuk pembangunan di Kepulauan Nias yang telah terealisasi dengan baik.

Pada 2026 ini, Pemprov Sumut kembali mengucurkan anggaran lebih dari Rp300 miliar untuk wilayah Kepulauan Nias, yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan sektor pendidikan.

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nias Barat, Sozisokhi Hia, S.H., M.M., para kepala daerah se-kepulauan Nias, unsur Forkopimda, Ketua TP.PKK dan Ketua DWP Nias Barat, Pj.Sekda, para pimpinan OPD, tokoh masyarakat serta warga Kabupaten Nias Barat.


(DP/MX)