Abaikan Social Distancing, Masyarakat Berebut Masuk Pembelian Sembako Murah Pemporvsu - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Sunday, May 17, 2020

Abaikan Social Distancing, Masyarakat Berebut Masuk Pembelian Sembako Murah Pemporvsu


MetroXpose.com, Medan - Ditengah Pandemi Covid-19 yang semakin tidak ada limit berkesudahan ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar Pasar murah KUMKM yang di adakan di Gedung Serba Guna jalan Williem Iskandar mendadak ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai kecamatan kota Medan pada minggu pagi (17/5/2020) pukul 10.00-18.00 wib.

Warga yang ramai berdesak-desakan untuk antri masuk kedalam gedung semula antri dengan tenang dan damai dan sebelum masuk ruangan semua pengunjung di periksa alat pengukur suhu tubuh




Namun ada warga yang komplain kepada pihak penyelenggara yang di buat oleh Pemprov Sumut tersebut,pasalnya seorang lelaki paruh baya menilai warga yang antri tidak mematuhi social distancing,karena terlalu rapat dan tidak jaga jarak dan menyuruh panitia menutup acara tersebut, seharus digelar diluar gedung dibuat karna lapangan sangat luas. Pungkas Bria Bermasker Merah

Warga mulai berjubel di antrian semakin tidak terkendali oleh pihak panitia dan petugas keamanan, akhirnya warga memaksakan diri untuk masuk berdesak-desakan tanpa antri lagi dengan menerobos masuk pintu pagar.


Informasi yang kami dapatkan dilapangan, offical," mengatakan acara ini dibuat selama 5 hari dan kuota hanya 600 paket perharinya,sedangkan pengunjung hampir ribuan.

Pemerintah hendaknya menyiapkan lokasi yang lebih kondusif, dan terbuka agar masyarakat tidak lagi berdesak-desakan dan tetap menjaga jarak penyebaran  Covid-19.(San)