7 Anggota DPRD Deliserdang Dinyatakan Reaktif Positif Covid-19 - Metroxpose

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign

Wednesday, May 20, 2020

7 Anggota DPRD Deliserdang Dinyatakan Reaktif Positif Covid-19


MetroXpose.com, Deliserdang - Setelah sembilan pejabat Pemkab Deliserdang dinyatakan reaktif positif Covid-19 setelah menjalani rapid test pekan lalu, kini giliran Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deliserdang yang mengikuti tes serupa . Dan hasilnya, tujuh anggota DPRD Deliserdang dan empat staf di gedung wakil rakyat Deliserdang itu dinyatakan positif Covid-19.


“Diketahui ada tujuh orang yang reaktif. Rabu (besok) jam 09.00 WIB, baru mereka di-swab sebut pejabat Dinas Kesehatan.

Rahmad Sekertaris Dewan pihaknya mengatakan Kalau aparatur sipil negara (ASN) yang reaktif empat orang dari 30 orang yang datang,” katanya

Baca Juga : Kasus Akuntabilitas Sembako Simalungun Menjadi Sorotan Nasional

Lanjut Rahmad Namun, pemeriksaan tersebut belum menyeluruh. Anggota DPRD Deliserdang yang mengikuti rapid test tersebut hanya 16 orang, sementara 34 anggota dewan lainnya tak hadir. Untuk anggota dewan yang belum dirapid test rencananya akan diagendakan di Puskesmas masing-masing bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Deliserdang.




Beberapa anggota dewan yang terlihat menjalani rapid test, yakni Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Nusantara Tarigan Silangit, Ketua Fraksi PPP, Misnan Aljawi dan Ketua Fraksi PAN, Bayu Sumantri Agung.
Anggota dewan yang dinyatakan reaktif terlihat bingung dan lemas. Mereka menanyakan arti reaktif kepada Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista.

Sementara Kepala Dinas kesehatan Dr. Ade Budi Krista , rapid reaktif artinya dalam tubuh sudah terdapat antibody yang terbentuk karena terpapar virus. Tetapi virus jenis apa belum diketahui. Sehingga harus dilakukan swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk memastikan jenis virusnya.

“Yang non reaktif artinya juga bukan berarti aman. Sampai saat ini belum terpapar virus dan harus dijaga ke depan agar semakin disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan,” tandas Ade.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Nusantara Tarigan Silangit menyambut positif rapitd test tersebut. Rapid test tersebut merupakan salah satu cara untuk memutus rantai Covid-19. “Mari kita berdoa agar Covid-19 ini cepat berakhir,” tutup Nusantara. 

Reporter : Hendrik Saragih
Editor : Lamtoro