Nias Barat, MetroXpose.com | Pemerintah Kabupaten Nias Barat menaikkan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) menjadi Rp750.000 per bulan. Kabar tersebut disampaikan Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si dalam acara ramah tamah Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Nias Barat serta unsur Forkopimda di Alun-alun Rumah Jabatan Bupati, Lahomi, Senin (17/08/2026).
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan TPP pegawai ASN yang sebelumnya ditunda telah dipulihkan dan kembali pada kondisi normal.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan TPP pegawai ASN yang sebelumnya ditunda telah dipulihkan dan kembali pada kondisi normal.
Ia menjelaskan, penundaan tersebut bukan kesengajaan untuk menahan hak pegawai, melainkan berkaitan dengan proses koordinasi teknis dengan perangkat daerah terkait hingga dukungan anggaran dan regulasi untuk pemulihan dapat disiapkan.
Selanjutnya, ia juga mengingatkan seluruh ASN dan pejabat agar menjaga serta mengembalikan aset kedinasan setelah tidak lagi menduduki jabatan atau memasuki masa pensiun.
Selanjutnya, ia juga mengingatkan seluruh ASN dan pejabat agar menjaga serta mengembalikan aset kedinasan setelah tidak lagi menduduki jabatan atau memasuki masa pensiun.
Kendaraan dinas, perabot kantor, dan perlengkapan kedinasan lainnya merupakan aset negara atau daerah yang penggunaannya berdasarkan hak pinjam pakai.
Di bidang olahraga, Pemkab Nias Barat mulai melakukan pendataan dan seleksi atlet muda berbakat sejak 17 Agustus 2026. Langkah tersebut diarahkan untuk menyiapkan atlet yang akan membawa nama Nias Barat pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Utara, termasuk pembinaan menuju PON Sumut. Ramah tamah ini turut dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, Pj. Sekda, instansi vertikal, BUMN/BUMD, partai politik, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan rohaniawan.
Di bidang olahraga, Pemkab Nias Barat mulai melakukan pendataan dan seleksi atlet muda berbakat sejak 17 Agustus 2026. Langkah tersebut diarahkan untuk menyiapkan atlet yang akan membawa nama Nias Barat pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Utara, termasuk pembinaan menuju PON Sumut. Ramah tamah ini turut dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, Pj. Sekda, instansi vertikal, BUMN/BUMD, partai politik, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan rohaniawan.


