Giliran Nakes Puskesmas Marobea Disuntik Vaksin Sinovac - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Thursday, February 4, 2021

Giliran Nakes Puskesmas Marobea Disuntik Vaksin Sinovac



Giliran Nakes Puskesmas Marobea Disuntik Vaksin Sinovac


MetroXpose.com Laworo - Puskesmas Marobea melakukan penyuntikan vaksin sinovac guna menghadapi penyebaran Covid-19 Sebanyak 9 tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas ini telah mendapatkan vaksinasi, pafa Kamis (04/02/2021)

"Untuk saat ini yang sudah divaksin sebanyak 9 orang" kata Kepala Puskesmas Marobea, Julianti, S.Km kepada awak media.

Juli menuturkan, untuk kegiatan vaksinasi dilakukan setiap hari kerja. Tenaga kesehatan yang akan menjalani vaksinasi dapat melakukan registrasi langsung ke Puskesmas.

"Setelah registrasi maka sebelum disuntik, penerima vaksin harus menjalani screening kesehatan, jika sudah lolos dapat segera divaksinasi," jelasnya.

Dikatakannya, setiap masyarakat berhak memilih lokasi vaksinasi Covid-19. Ia pun berharap masyarakat tidak perlu risau dengan informasi yang beredar tentang keamanan vaksin sinovac ini.

"Tidak perlu takut divaksin. Informasi yang mengatakan vaksin sinovac membahayakan bagi penerima vaksin itu hoax. Apalagi penerima vaksin ini juga selektif karena ada syarat-syarat khususnya untuk bisa diberikan" imbuhnya.

Sekertaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Muna Barat, Husen Tali, S.Pd yang sudah menerima baksinasi beberapa hari lalu turut hadir memberikan semangat bagi tenaga kesehatan Puskesmas Marobea.

"vaksinasi itu baik bagi ketebalan tubuh kita guna memutus virus corona ini. Jadi mari kita sama-sama bergerak memutus mata rantai penyebarannya" pungkasnya. (LB/MX)