Debat Publik Putaran Ke2 Pilkada Nias Barat, Eliyunus-Mareko Pantas Jadi Pemenang - Metroxpose

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Thursday, November 26, 2020

Debat Publik Putaran Ke2 Pilkada Nias Barat, Eliyunus-Mareko Pantas Jadi Pemenang


Debat Putaran Ke2 Pilkada Nias Barat, Eliyunus-Mareko Pantas Jadi Pemenang

Metroxpose.com, Nias Barat - Debat Kedua Pasangan Calon Bupati Nias Barat diikuti Paslon 01 Khenoki W dan Era-Era Hia dan Juga Paslon Nomor 2 Eliyunus Waruwu dan Mareko Zebua yang diselenggarakan KPU bekerjasama dengan RRI Gunungsitoli di Sirombu pada Kamis (23/11/2020)

Baca juga | Gubernur Sumatera Utara Optimis Pilkada Serentak dan Pengumuman Pemenang di 23 Kabupaten Kota kondusif

Mengambil Tema Pelayanan Publik dan menyelesaikan permasalahan daerah Nias Barat. Kedua pasangan saling memaparkan program visi misi dari bidang administrasi. Pendidikan. Kesehatan, perizinan, dan telekomunikasi

Paslon Nomor 2 Eliyunus Waruwu dan Mareko didapuk mengawali pemaparan program visi misi mereka mengenai pelayanan publik, Eliyunus menunjukkan kapabilitasnya seorang pemimpin dengan segudang pengalaman mejelaskan secara gamblang mengenai visi misi pelayanan publik dan dilanjutkan Mareko menjelaskan rinci tepat sebelum Bel Berbunyi. 

Baca Juga | Polda Sumatera Utara Kerahkan 12.350 Personel Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Melalui Video live stremaing akun youtube  RRI Gunungsitoli dengan Moderator Tony P Situmorang bertanya mengenai kehadiran pemerintah yang paling utama yang ditujukan untuk meningkatkan pelayanan publik, nilainya telah bergeser dari kuantitas menjadi kualitas, pelayanan informasi sudah sejalan dengan era teknologi 4.0 guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada kedua paslon

Paslon Nomor 2 menjawab " Manajemen pemerintahan yang dilakukan oleh paslon nomor 2 jika duduk sebagai Kepala Daerah nantinya adalah penguatan sistem aplikasi dalam segala bidang,  baik untuk perizinan dan Disdukcapil serta lainnya," Tegas Eliyunus Waruwu 

Bidang Telekomunikasi, perbedaan  konsep antara kedua paslon mengenai Telekomunikasi memang tidak bisa dipungkiri,  untuk satu tujuan pelayanan publik dengan menempatkan pembangunan berbasis teknologi. 

Moderator juga menanyakan kepada Masing-masing Paslon, mengenai Langkah untuk menyelenggarakan birokrasi dan menyederhanakan pelayanan kepada masyarakat. 

Lagi-lagi paslon nomor 2 menjawab " Keterbukan informasi yang bisa diakses e-planing dan e-budgeting dengan membangun informasi yang dibangun lewat aplikasi dan menjamin layanan kepada seluruh masyarakat dalam dan luar daerah nias barat dapat mengakses dari manapun. 

Baca Juga | KPU Sumut Siap Laksanakan Pilkad Serentak dengan DPT 6.138.630 Jiwa

Palson ELMAR akan melakukan kerjasama yang baik untuk meningkatkan layanan aplikasi yang dikerjakan oleh pemerintah. 

Untuk saat ini Telkomsel mendominasi layanan yang ada di wilayah Nias Barat,  sehingga dalam menyempurnakan program visi dan misi kedua paslon bermuara kepada pelayanan publik.

Moderator melanjutkan pertanyaan mengenai "Penataan sistem pemerintahan memerlukan kepastian dan keteraturan untuk memudahkan pencapaian pembangunan daerah,  12 desa dikepulauan saat ini yang eksodus ada di sirombu menjadi desa fiktif yang diposisikan oleh Ombudsmen Sumatera Utara

Eliyunus lantang memaparkan program Desa pariwisata di 12 desa yang penduduknya berasal dari pulau pulau harus diberi lapangan pekerjaan agar mereka kembali ke desa masing masing dan membangun desanya. Sehingga Desa tersebut tetap berpenghuni dan memiliki kegiatan ekonomi disana 

Sah ditetapkan Oleh UU, desa yang ada di Nias Barat semisal di pulau hinako, dapat dikembangkan dengan destinasi kuliner, home stay dan dikombinasikan dengan masing masing desa yang berbeda sajian agar wisatawan dapat menikmati objek 12 desa wisata menimpali sanggahan paslon nomor urut 1 yang mempertanyakan program 12 desa mengenai visi misi pariwisata paslon nomor 2

UU no 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik bahwa kegiatan pelayanan publik harus dilaksanakan oleh pemerintah.  Satu diantaranya Pelayanan kesehatan. 

Moderator kembali bertanya strategi dan program untuk pelayanan jasa kesehatan yang maksimal di nias barat. 

Paslon 01 memaparkan permasalahan tidak tersedianya tenaga medis, yang ada hanya bangunan, fasilitas puskesmas dan apotik. 

Paslon 02 menanggapi membantah tenaga medis tidak kekurangan di puskesmas baik kecamatan dan desa melainkan kekurangan tenaga dokter. 

Setiap puskesmas yang sudah di bangun akan dibuatkan sistem ambulan " On Call" Focus paramedis dan pembangunan sarana prasarana,"ujar Eliyunus

Calon wabup Paslon 01 bertanya kepada calon wabup paslon nomor 2 mengenai Pengawasan penyelenggara pemerintah, pengawasan adalah tugas dari wakil Bupati yang mana pada saat itu dijabat oleh petahana yang kini jadi calon Bupati,  Mareko menyebutkan semasa menjabat sebagai kepala inspektorat masih terdapat kekurangan disana sini yang memang masih dapat dikomunikasikan untuk diperbaiki dengan kewenangan yang dibangun dalam kemirtaan kepada lembaga lainnya,"Jawab Mareko

Disinggung masalah KKN dalam debat antara Calon Bupati. paslon nomor 2 menegaskan dalam visi misinya memberantas KKN dalam program pembangunan pemerintahannya dengan adanya  sistem E-goverment agar peluang korupsi dicegah dan jalannya pemerintahan dapat tetap melayani masyarakat Nias Barat. 

Pengamat Politik Sumatera Utara Donny Pangaribuan memberikan penilaian mengenai Debat pertama dan kedua yang telah berlangsung Diantaranya memberikan penilaian kepada kedua paslon 

1. Kemampuan Calon Kandidat Menangani Persoalan.

Untuk paslon Nomor 01 belum menguasai permasalahan dan cenderung bertanya kembali. Ini boleh dikatakan tidak dapat menjawab dengan tepat akan pertanyaan yang dilontarkan moderator atau paslon nomor 2, sebaliknya untuk Paslon nomor 2 lebih menguasai persoalan dan mampu memberikan jawaban tepat dan mampu menjelaskan solusi persoalan yang ditanya moderator maupun pihak paslon 01

2.Cara Berkomunikasi Kandidat

Masing-masing Paslon ada ciri khas yang dimiliki, komunkasi kedua paslon dinilai baik, hanya saja paslon 01 ingin memguasai debat tanpa kekuatan data materi debat. Cenderung menyudutkan paslon 02. Sebaliknya paslon nomor 2 berkomunikasi berdasar data dan pengalaman yang cukup mumpuni. 

3.Visioner Kandidat

Paslon 01 memiliki visi yang tidak jauh beda dari paslon 02 hanya saja cara kerja paslon 02 lebih mudah dipahami untuk menunjukan kualitas dan kapasitas sebagai pemimpin.

4.Angka Absolut Terhadap Kedua Paslon

a. Emosional 

Paslon 01 Sangat Emosional (65)

Paslon 02 Stabil (80)

b. Pengendalian Diri

Paslon 01 Tempramen (65)

Paslon 02 Stabil (70)

c. Kualitas dan kejelasan konsep, 

Paslon 01 diangka (80) dan paslon 02 angka (85)

d Wawasan

Paslon 01 (80) dan paslon 02 sama sama memiliki wawasan yang cukup luas tetapi pembandingnya paslon 02 mantan ASN pernah bekerja dibirokrasi pemerintahan sebagai pejabat dan pelaksana langsung dan memiliki pengalaman dalam bidang pemerintahan.(90)

E. Penguasaan Masalah

Paslon 01 dalam menjawab permasalahan yang dilontarkan moderator cenderung tendensius dan pernyataan kata yang berulang-ulang seperti kata Bohong dan dibohongi.(70)

Untuk Paslon 02 pertanyaan dan permasalahan serta jawaban "on the track" terjawab dan ada solusi (85)

F. Gaya Kepemimpinan

Paslon 01 Pemimpin yang ada di tengah dan dibelakang dalam membangun (75)

Paslon 02 pemimpin yang ada didepan memberi contoh teladan dan ada ditengah memberi arahan dan ada dibelakang memberi dorongan dan pengaruhnya dalam membangun (85)

Pengamat memgatakan angka itu sesuai hasil debat putaran pertama dan kedua yang diselenggarakan KPU Nias Barat, jika Nilai Itu dapat digunakan masyarakat Nias Barat sebagai Resultan akhir penentuan Pilihan. Dari Angka Tersebut Eliyunus Mareko Layak jadi pemenang. 

Diakhir Debat Eliyunus menegaskan semasa dirinya menjabat didinas  PU ada pemberitaan miring yang menerpa dirinya, Eliyunus sekali lagi menegaskan semua OPD pasti ada saja satu atau dua orang oknum yang tidak senang atas kinerja baik yang dilakukannya,  tetapi hingga sampai saat ini saya tidak terlibat dan tidak ada sangkut dalam masalah Hukum yang disangkakkan dan tidak pernah malakukan tindakan yang diduga-duga oleh orang yang mungkin merasa tidak nyaman akan keberadaan dirinya selama menjabat sebagai Kepala dinas.

Eliyunus Menyerukan kepada masyarakat Nias Barat sudah saatnya bijak menentukan pilihannya dan kami sangat senang bertemu dengan semua petani dan Nelayan serta tokoh masyarakat adat Nias Barat dan Juga kaum milenial Nias Barat satukan suara untuk mencoblos NOMOR 2 Dikertas Suara Atas Nama Eliyunus Waruwu dan Mareko Zebua. ( San/MX)