Anggota TNI diserang Gerombolan Preman di Pajak Palapa Pulo Brayan, Dua Pelaku Berhasil di Borgol - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Monday, March 2, 2020

Anggota TNI diserang Gerombolan Preman di Pajak Palapa Pulo Brayan, Dua Pelaku Berhasil di Borgol


MetroXpose.Com,  Medan - Pajak Brayan dihebohkan dengan perkelahian sekelompok oknum preman dengan anggota TNI Yon Raider 111/KB Tualang  Praka Bambang Zulkifli. Modus penyerangan yang terjadi Senin (2/3/2020) belum terungkap.

Aksi yang dilakukan oleh gerombolan preman di Pajak brayan ini memang acapkali membuat pedagang resah akan pungli yang dilakukan setiap hari. Diduga preman sebelum melakukan pengeroyokan telah meminum miniman keras dan dalam kondisi setengah sadar melakukan aksi pemukulan kepada korban.

Korban Praka Bambang langsung membuat  pengaduan ke Polsek Medan Barat dan dengan sigap Kapolsek memerintahkan tim untuk menangkap pelaku yang berjumlah 5 orang,  Dua berhasil diborgol dan 3 lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Kedua preman tersebut bernama Rifandi alias Aban (39) dan Anwar Efendi alias Uli (45) keduanya digelandang ke polsek dan dimintai keterangan guna mempertanggungjawabkan peebuatannya.

Sebatang Besi yang digunakan Tersangka memukul korbanan baju serta celana korban jadi barang bukti.

Tersangka dikenakan ancaman Pasal 351 jo 170 Kurungan 5 tahun penjara.  (San)