Monitoring PKK di STM Hilir, Perkuat UP2K, PHBS dan IVA T - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda - PEMASANGAN IKLAN VIDEOTRON PORTAL DIGITAL HUBUNGI 081360440500

Thursday, September 3, 2026

Monitoring PKK di STM Hilir, Perkuat UP2K, PHBS dan IVA T


STM HILIR, MetroXpose.com | Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Asniar Lom Lom Suwondo, bersama jajaran melaksanakan monitoring kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta IVA Test Tahun 2026 di Desa Sumbul dan Desa Gunung Rintih, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kamis (3/9/2026).

Monitoring menjadi bagian dari program pokok PKK sekaligus persiapan penilaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

Di Desa Sumbul, Asniar mengapresiasi pemerintah desa, TP PKK dan kader yang terus mengembangkan UP2K. Ia mendorong peningkatan inovasi dan kualitas produk, termasuk melengkapi Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, serta perizinan lainnya.

Menurutnya, pengembangan UP2K harus mampu memberi dampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Kekompakan kader juga dinilai penting agar program berjalan secara berkelanjutan.

Sementara di Desa Gunung Rintih, monitoring difokuskan pada PHBS dan IVA Test. Asniar mendorong kader aktif mendata dan mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan IVA Test sebagai langkah deteksi dini kanker serviks. Pelayanan IVA Test juga dapat dikoordinasikan melalui pemerintah kecamatan dengan menghadirkan layanan bergerak dari kabupaten.

Ia menekankan kader harus menjadi contoh dengan terlebih dahulu menjaga dan memeriksakan kesehatan diri. Penerapan PHBS juga perlu diperkuat melalui penggunaan jamban sehat, ketersediaan air bersih, ASI eksklusif, olahraga, kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk.

“Deli Serdang yang sehat harus dimulai dari desa yang sehat. Kader harus menjadi penggerak dan memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Asniar juga mengajak kader terus berinovasi dan menjadikan program PKK sebagai gerakan bersama. Menurutnya, penilaian bukan hanya mengenai administrasi, tetapi juga inovasi dan gerakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap kekurangan yang masih ditemukan selama monitoring dapat segera diperbaiki melalui kerja sama antara kader, pemerintah desa, kecamatan dan seluruh pihak terkait.

Monitoring turut dihadiri Ketua Bidang II TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Retno Z.A. Hutagalung, jajaran pengurus dan tim monitoring TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Camat beserta Ketua TP PKK Kecamatan STM Hilir, serta unsur terkait lainnya.


(DP/MX)