NIAS BARAT, MetroXpose.com | Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja Bidang Kesehatan Semester I Tahun 2026 di Tokosa Hall, Lahomi, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan ini diikuti jajaran Dinas Kesehatan, Direktur RS Cerah Medika, seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Nias Barat, serta penanggung jawab klaster Puskesmas. Evaluasi dilakukan untuk menilai capaian program Semester I, mengidentifikasi berbagai kendala, serta menyusun langkah percepatan pencapaian target pada Semester II Tahun 2026.
Dalam arahannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat, Bdn. Yana Srimeni Gulo, S.Tr.Keb., M.K.M., menegaskan bahwa Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) bukan sekadar kegiatan seremonial dan bukan pula untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi instrumen penting dalam mengukur sejauh mana Puskesmas melaksanakan tugas dan mencapai target pelayanan kesehatan.
Karena itu, PKP harus berorientasi pada capaian kinerja, didukung data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, memperhatikan indikator prioritas, serta menghasilkan tindak lanjut yang nyata.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja, Dinas Kesehatan menetapkan Puskesmas Mandrehe sebagai Puskesmas Terbaik I, Puskesmas Moro’o sebagai Terbaik II, dan Puskesmas Mandrehe Barat sebagai Terbaik III. Sementara itu, Emerlinda Hia, S.Kep., Ns., MKM ditetapkan sebagai Kepala Puskesmas Terbaik. Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Bupati Nias Barat pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja, Dinas Kesehatan menetapkan Puskesmas Mandrehe sebagai Puskesmas Terbaik I, Puskesmas Moro’o sebagai Terbaik II, dan Puskesmas Mandrehe Barat sebagai Terbaik III. Sementara itu, Emerlinda Hia, S.Kep., Ns., MKM ditetapkan sebagai Kepala Puskesmas Terbaik. Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Bupati Nias Barat pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Indikator penilaian Puskesmas dan Kapus terbaik mencakup capaian PKP, kepemimpinan dan manajemen, mutu pelayanan, pengelolaan SDM, administrasi, keuangan dan aset, inovasi, kepuasan masyarakat, serta kemitraan lintas sektor.
(DP/MX)


