LUBUK PAKAM, MetroXpose.com | Anggota DPRD Deliserdang Daerah Pemilihan (Dapil) 6, M. Dhanil Ginting, mengapresiasi kebersihan, ketertiban, serta pelayanan RSUD Drs. H. Amri Tambunan Apresiasi itu disampaikan setelah dirinya meninjau langsung hari ini kondisi rumah sakit sekaligus memastikan penanganan terhadap pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu , Kamis (13/8/26).
Dhanil mengatakan, kunjungan tersebut berawal dari informasi yang diterimanya dari Eko terkait kondisi pasangan pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.
“Dua hari yang lalu Eko telepon saya. Dia bilang ada yang sakit. Kita coba rumah sakit Amri Tambunan. Jangan cuma sedikit, kita juga mau lihat, bersih tidak di sana,” ujar Dhanil saat berada di RSUD Drs. H. Amri Tambunan.
Ia mengaku sengaja datang langsung untuk melihat kondisi rumah sakit sekaligus memastikan pelayanan terhadap pasien berjalan dengan baik. Dari hasil peninjauannya, Dhanil menilai kondisi rumah sakit cukup bersih dan pelayanan tenaga kesehatan ramah.
“Saya lihat rumah sakitnya bersih. Ibu-ibu semua cakep dan ramah. Jadi hari ini saya merasa puas sebagai anggota DPRD dari Partai Gerindra,” katanya.
Dhanil juga menyoroti aturan pembatasan jumlah pengunjung pasien. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan bentuk ketidakramahan rumah sakit, melainkan bagian dari upaya menjaga kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Ia menilai pembatasan pengunjung penting agar pasien dapat beristirahat dengan baik, sekaligus menjaga kebersihan, ketertiban dan tingkat kebisingan di ruang perawatan.
“Kalau satu pasien dijaga sampai sepuluh orang, pasien tidak bisa istirahat. Rumah sakit harus menjaga ketertiban, kebersihan dan kebisingan. Ini bukan berarti rumah sakit marah kepada keluarga pasien,” tegasnya.
Dhanil berharap Pemerintah Kabupaten Deliserdang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia juga menyatakan siap mendukung program pemerintah daerah selama memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kalau ada kekurangan, kita sama-sama dukung untuk diperbaiki. Kalau mau sempurna itu milik Allah SWT. Tidak ada manusia yang sempurna,” ujarnya.
Selain pelayanan rumah sakit, Dhanil turut menyoroti akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
Menurutnya, luas wilayah Deli Serdang dengan 22 kecamatan dan belasan kelurahan menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan yang merata.
Ia berharap ke depan akses kesehatan semakin dekat dengan masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan maupun fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Erlinda Yani, menjelaskan pasien yang menjadi perhatian Dhanil merupakan pasangan suami istri dari keluarga kurang mampu.
Keduanya masuk ke rumah sakit sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Suaminya mengalami patah tulang di tulang paha, sedangkan istrinya mengalami kelemahan pada anggota gerak tubuh. Besok paginya langsung dilakukan tindakan operasi untuk suaminya,” jelas Erlinda.
Pasien tersebut adalah Rianto Agus Salim (47), warga Jalan Irian Barat, Pasar 7 Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Sementara istrinya, Rini Andria Ningsi (37), juga mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut.
Erlinda menegaskan, masyarakat Deliserdang yang tidak mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan, Pemerintah Kabupaten Deliserdang telah menyiapkan program bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Pasangan tersebut mendapatkan pelayanan melalui program Paspula yang diperuntukkan bagi warga Deliserdang kurang mampu dan belum memiliki jaminan kesehatan. Data pasien selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan kepesertaan BPJS PBI.
“Untuk orang tidak mampu di Kabupaten Deli Serdang, ada program dari Bapak Bupati namanya Paspula. Warga yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan dapat dimasukkan ke program tersebut,” katanya.
Selain Paspula, rumah sakit juga menerapkan program Pas Jempol. Melalui program tersebut, identitas dan data pasien terintegrasi sehingga masyarakat cukup melakukan pemindaian sidik jari ketika mengakses pelayanan kesehatan.
“Semua sudah direkam jempolnya. Jadi pasien yang berobat ke rumah sakit maupun puskesmas cukup membawa jempolnya. Dipindai, kemudian muncul data-data pasien,” jelas Erlinda.
Erlinda mengajak masyarakat Deliserdang tidak ragu mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Ia memastikan fasilitas dan layanan medis di rumah sakit tersebut terus dikembangkan.
“Untuk masyarakat Deliserdang, mari sama-sama mendukung Bapak Bupati untuk Deli Serdang sehat. Kami dari rumah sakit umum menyediakan fasilitas pelayanan yang sudah lengkap,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah layanan telah tersedia, mulai dari pelayanan penyakit dalam, bedah, mata hingga pelayanan lainnya. Bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan, tersedia sejumlah skema bantuan dari pemerintah.
Rianto dan Rini pun menyampaikan terima kasih kepada M. Dhanil Ginting yang telah membantu mereka mendapatkan penanganan, serta kepada jajaran RSUD Drs. H. Amri Tambunan atas pelayanan yang dinilai ramah dan baik.
Mereka juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Deliserdang atas bantuan melalui program Paspula sehingga biaya perawatan selama menjalani pengobatan dapat ditanggung.
Apresiasi tersebut menjadi gambaran bahwa sinergi antara pemerintah daerah, legislatif dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat membantu masyarakat kurang mampu memperoleh akses pengobatan secara layak dan manusiawi.
Turut di Dampingi Kegiatan Tersebut dr.Prana Jaya , S,Kep. Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis
(hjs/MX)


