Huntara dan DTH Korban Bencana Taput Sesuai Verifikasi dan Pendataan - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda -

Thursday, February 5, 2026

Huntara dan DTH Korban Bencana Taput Sesuai Verifikasi dan Pendataan


Taput, MetroXpose.com | Pemerintah pusat secara resmi menandai percepatan penanganan pascabencana hidrometeorologi melalui peresmian Hunian Sementara (Huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) di wilayah Sumatera. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Peresmian dilaksanakan secara hybrid dan dipusatkan di Lapangan Bola Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta diikuti secara daring oleh sejumlah kepala daerah terdampak bencana. Dari Kabupaten Tapanuli Utara, kegiatan ini diikuti oleh Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Dusun Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kamis (5/2/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan bahwa proses pendataan dan verifikasi rumah warga terdampak telah diselesaikan secara menyeluruh berdasarkan by name by address (BNBA). Dari total 486 unit rumah yang terdampak, sebanyak 258 unit mengalami kerusakan berat, 39 unit rusak sedang, dan 189 unit rusak ringan. Seluruh data tersebut telah dilaporkan kepada pemerintah pusat sebagai dasar tindak lanjut rehabilitasi dan rekonstruksi.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah merealisasikan pembangunan hunian bagi warga terdampak, meliputi 103 unit hunian tetap, 58 unit hunian insitu (onsite), serta 40 unit hunian sementara. Dengan selesainya tahapan ini, seluruh warga terdampak dipastikan tidak lagi menempati lokasi pengungsian.

Selain itu, bantuan Dana Tunggu Hunian telah disalurkan kepada 112 kepala keluarga dan terus diusulkan bagi keluarga lainnya yang masih dalam proses verifikasi. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan yang layak, aman, dan bermartabat.

(DP/MX)