Hashim Djojohadikusumo Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Pelestarian Lingkungan Ditengah Perubahan Iklim - MetroXpose News and Campaign

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6281360839467 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign 7 Tahun Menemani Ruang Baca Anda - Happy Chinese New Year 2557 Kongzilii - Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Made with PhotoEditor.com

Monday, January 12, 2026

Hashim Djojohadikusumo Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Pelestarian Lingkungan Ditengah Perubahan Iklim



Taput, MetroXpose.com |  Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan keseriusan dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui kegiatan bertema Merawat Alam, Membangun Ketangguhan Bersama yang dilaksanakan pada Minggu (11/1/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo, didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Kehutanan Rokhmat Marzuki, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Gubernur Sumatera Utara setibanya di Bandara Raja Sisingamangaraja XII Silangit, Kecamatan Siborongborong.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, seluruh peserta kegiatan melaksanakan penanaman pohon di kawasan Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit. Prosesi diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan penanaman pohon secara simbolis oleh para pejabat pusat dan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Hashim Djojohadikusumo juga menyerahkan bibit pohon aren kepada lima kepala desa di Kabupaten Tapanuli Utara yang wilayahnya terdampak bencana alam, sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlanjut di Gedung Raja Pontas Lumban Tobing, Pearaja, Tarutung. Dalam sambutanya, Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa risiko bencana merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi dengan perencanaan dan kesiapan yang berkelanjutan.

“Perubahan iklim membuat potensi bencana semakin tinggi. Karena itu, kita perlu meningkatkan kesiapsiagaan agar dampak yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin.

Pengalaman sejumlah daerah di Sumatera menjadi pelajaran penting bagi kita semua,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya antara bidang lingkungan hidup, kehutanan, dan pertanian, termasuk kesiapan cadangan pangan sebagai bagian dari sistem mitigasi bencana nasional.

“Upaya pencegahan dan penanganan bencana harus dibarengi dengan ketahanan pangan dan sistem penanggulangan yang kuat. Inilah wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan bangsa,” tutup Hashim.


(DP/MX)