Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi Ditahan Terkait Red Notice Djoko Tjandra - Metroxpose

Headline

Made with PhotoEditor.com
Made with PhotoEditor.com
WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Wednesday, October 14, 2020

Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi Ditahan Terkait Red Notice Djoko Tjandra


Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi Ditahan Terkait Red Notice Djoko Tjandra


MetroXpose.com, Jakarta - Dugaan Tindak Pidana Korupsi atas kasus penghapusan Red Notice Djoko Tjandra yang disangkakan kepada Irjen Napoleon Bonaparte dan Pengusaha Tommy Sumardi resmi ditahan.

"Tersangka Irjen Napoleon Bonaparte langsung di lakukan Swab dan selanjutnya dilakukan upaya paksa berupa dilaksanakan penahanan," ujar Karo Penmas Brigjen Pol Awi Setiyono kepada Jurnalis di Gedung Bareskrim Rabu (14/10/2020) 

Irjen Napolreon Bonaparte langsung test Swab dan dijerat padal 5 ayat (2) , pasal 11, pasal 12 Huruf a dan b,  Undang-undang Nomor 2 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KHUP,  dengan ancaman Lima tahun penjara

Sementara Tommy sebagai pemberi suap dikenakan pasal 5 ayat (1) dan pasal 13 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 kurungan 5 tahun menanti. (Uli/MX)