Kapolda Sumut : Betor Harus Bisa Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas - Metroxpose

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 (WA) email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - News and Campaign

Friday, December 30, 2022

Kapolda Sumut : Betor Harus Bisa Jadi Pelopor Tertib Berlalu Lintas


MetroXpose.com, MEDAN - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, tanpa canggung membawa becak bermotor (betor) saat bersilaturahim bersama ratusan penarik betor.

Pantauan di Lapangan, jenderal bintang dua itu pun berkeliling Mapolda Sumut sembari menyampaikan sosialisasi tertib berlalu lintas.

Panca mengatakan, becak motor merupakan kendaraan angkutan di Kota Medan, Sumatera Utara, sehingga keberadaraanya harus tetap dipelihara dan dijaga kelestariannya.

"Dan teman-teman pengemudi becak motor sudah bersedia menjadi pelopor keselamatan. Mudah-mudahan kegiatan kita melalui becak motor mendukung destinasi pariwisata prioritas di Sumut bisa terlaksana dengan baik," katanya.

Diketahui, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut mencatat sebanyak empat orang meninggal dunia terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama Perayaan Natal 2022.

Polisi juga mencatat sembilan pengendara luka berat akibatu kecelakaan. Total kecelakaan selama 23-27 Desember mencapai 2022 sebanyak 12 kejadian.

Kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materi mencapai Rp23 juta. Selain korban tewas dan luka berat, polisi juga mencatat sebanyak 10 orang luka ringan.

Panca berharap, keberadaan penarik becak bermotor menjadi pelopor keselamatan serta tertib berlalu lintas mencegah kecelakaan lalu lintas.

"Menjelang Tahun Baru 2023 arus lalu lintas mengalami kenaikan diharapkan para abang betor dapat menyosialisasikan tertib berlalu lintas," pungkasnya.


Reporter : Syaipul Siregar