Minyak Goreng Langka, PTPN 4 dan Pemko Medan Gelar Operasi Pasar - Metroxpose

Headline

WARTAWAN METROXPOSE.COM DALAM PELIPUTAN TIDAK DIBENARKAN MENERIMA IMBALAN DAN SELALU DILENGKAPI DENGAN KARTU IDENTITAS SERTA SURAT TUGAS DAN TERTERA DI BOX REDAKSI # ANDA MEMPUNYAI BERITA LIPUTAN TERUPDATE DAN REALTIME DAPAT ANDA KIRIMKAN LEWAT WHATSAPP # ANDA TERTARIK JADI JURNALIS? KIRIMKAN LAMARAN ANDA KE # REDAKSI +6288261546681 email : metroxposeofficial@gmail.com # METROXPOSE.COM - Indonesia News Update

Tuesday, February 15, 2022

Minyak Goreng Langka, PTPN 4 dan Pemko Medan Gelar Operasi Pasar


MetroXpose.com, Medan - Pemko Medan mengajak PT. Perkebunan Nusantara 4 (PTPN 4) untuk berkolaborasi bersama-sama menggelar operasi pasar minyak goreng, hal ini guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan minyak goreng di pasaran sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ajakan ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Dammikrot saat menghadiri acara operasi pasar minyak goreng di Kantor PTPN 4 jalan Letjend Suprapto, Selasa (15/2).

Dammikrot mengatakan operasi pasar minyak goreng ini harus terus digelar mengingat minyak goreng masih cukup sulit ditemukan di pasaran dan harganya pun masih lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

"Di pasar ritel memang ada sedikit kelangkaan, yang dijual dipasaran hanya kemasan dua liter, begitu juga di pasar tradisional memang seperti itu, dan harganya pun cukup tinggi, karena itu kita mengajak seluruh stakeholder termasuk PTPN 4 untuk bersama-sama terus melakukan operasi pasar minyak goreng untuk mengantisipasi kelangkaan ini." tandas Dammikrot.

Dalam mengatasi persoalan tersebut, hingga saat ini Wali Kota Medan Bobby Nasution masih terus menginstruksikan kepada jajaran Dinas Perdagangan untuk melakukan operasi pasar minyak goreng. Dammikrot menjelaskan dalam dua bulan pelaksanaan operasi pasar minyak goreng sudah hampir 100 ton minyak goreng disalurkan ke masyarakat di 30 titik pasar di kota Medan.

"Hingga saat ini kita masih terus melakukanya, hari ini kita adakan di pasar titipapan sebanyak 5000 liter dan di pasar marelan 5000 liter dan kedepan operasi ini akan terus kita lakukan hingga harganya kembali stabil dan tidak terjadi kelangkaan."jelasnya.(PS/MX)